Perselisihan Bukan Hujjah

Al-ustadz Abdul Muth’I Al-Medani

Perselisihan Bukan Argumen untuk mentolerir suatu pendapat

Berargumen dengan perselisihan dan perbedaan pendapat untuk melegitimasi suatu pemikiran (dari tokoh tertentu) atau mazhab sebagai sebuah kebenaran merupakan perkara yang tidak benar. Karena sikap ini tidak memiliki akurasi hujjah dan al-Qur’an dan Sunnah tidak mengajarkannya.
Al-Hafidz Abu ‘Umar bin abdil Barr berkata : “Perselisihan bukan hujjah menurut seluruh ahli fiqh umat ini kecuali bagi orang yang tidak punya mata hati dan pengetahuan”(jami’ bayanil ‘ilmi wa fadhilatihi. 2/229).
Kewajiban seorang muslim adalah mencari letak kebenaran dalam sebuah perselisihan dan pertikaian. Tidak semua pendapat mengusung kebenaran. Kebenaran hanya berada pada salah satu pihak yang berselisih. Ini adalah pendapat al-Imam Malik, Ahmad, asy-Syafi’i Rahimahumullah (Mukhtashar ash-shawa’iqil mursalah. Hal 594).
Pihak yang benar adalah yang pendapatnya berlandaskan al-Qur’an dan as-Sunnah beserta pemahaman salaf dengannya. Sebuah kesalahan fatal bila seorang menganggap suatu perkara dibolehkan dengan alasan (di dalam perkara tersebut terdapat) perselisihan dikalangan para Ulama apalagi di selain mereka. Ini merupakan kekeliruan terhadap syariat islam. Sehingga banyak orang-orang awwam atau yang dianggap “berilmu” (kyai atau ustadz) terjatuh didalamnya. Bahkan tak jarang ahlul bid’ah dapat melanggengkan berbagai kebid’ahannya dengan alasan yang sama.

Dari Abu Shalih, ia berkata : Aku mendengar Abu Sa’id al-Khudri –-Radhiallahu ‘anhu- mengatakan :
الدينار بالدينار والدرهم بالدرهم مثلا بمثل, فمن زاد فقد اربى.
“Dinar dengan dinar, dirham dengan dirham (menukar/ jual belinya) dengan timbangan yang sama (bobotnya). Barang siapa menambahinya atau minta tambahan berarti dia telah berbuat riba”
Aku (Abu shalih) berkata kepadanya (Abu Sa’id):”Sesungguhnya Ibnu Abbas mengatakan yang selain ini.” Abu Sa’id al-Khudri menjawab :”Aku telah bertemu Ibnu Abbas, Aku bertanya :”Apakah yang Engkau ucapkan ini adalah sesuatu yang engkau pernah dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam , atau engkau mendapatkannya dalam Kitabullah ‘azza wa jall ? Beliau (Ibnu Mas’ud ) menjawab : Aku tidak mengatakan semua itu. Kalian lebih tahu tentang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam daripada aku. Akan tetapi Usamah telah memberitakan kepadaku bahwa Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda :
لاربا الاّ فى النسيئة
“Tidak ada riba kecuali (riba) an-nasi’ah.” (HR. Al-Bukhari no. 2178 dan Muslim no.1596).
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan di dalam Manaqib Asy-Syafi’i (86-87): Al-Imam Ahmad pernah bertanya kepada Al-Imam Asy-Syafi’i –-Rahimahumallah- :”Apa pendapatmu tentang masalah yang demikian dan demikian?” Lalu al-Imam Asy-Syafi’i menjawab masalahnya. Al-Imam Ahmad berkata :”Darimana Engkau mengatakan itu? Apakah terdapat padanya sebuah hadits atau ayat al_Qur’an ?” Al-Imam Asy-Syafi’i menjawab :”Ya”, Lantas beliau mengutarakan sebuah hadits Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- mengenai masalah tersebut. (Zajrul mutahawin karya Hamd bin Ibrahim hal.69).
Lihatlah bagaimana ulama salaf mengajarkan bagaimana mengambil hujjah, para ulama dari kalangan shahabat –Radhiallahu ‘anhum-, kalangan tabi’in dan tabi’ut Tabi’in, mereka berbeda pendapat tapi ketika ada hujjah berupa al-Qur’an dan Sunnah maka tidak ada lagi ijtihad.
Seperti yang telah disepakati oleh para imam mazhab –Rahimahumullah-

“Tidak sah melakukan ijtihad ketika datang Nash (dalil-dalil Al-Qur’an dan Hadits shahih)” (Syarh Al-Qawaid al-Fiqhiyyah, syeikh Ahmad az-Zarqa. Qaidah 13)
begitu pula kesepakatan ahlil ‘ilmu yang masyhur :
اذا صح الحديث فهو مذهبي
“Jika hadits itu Shahih maka itulah mazhabku”
dikutip dari majalah asy Syariah no.15/1426H/2005 hal 13-15 dengan diringkas dan sedikit penambahan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: